Senin, 26 Februari 2018

Goa Mampu, Kampung Masyarakat yang Dikutuk Menjadi Batu di Bone, Sulawesi Selatan

Lidah memang bisa mendatangkan petaka, so jagalah lisan sebelum berbicara!
Pulau Sulawesi memang dikenal menyimpan berbagai macam keindahan alam dan juga budaya yang tiada tandingannya. Sebut saja objek wisata Pantai Losari yang melegenda hingga diabadikan dalam sebuah lagu, atau taman laut Bunaken yang sudah tidak diragukan lagi keindahannya.
Dibalik tempat wisata bak syurga di atas, ada juga objek wisata yang gak kalah cantik dengan sejarah pilu di pulau ini, Goa Mampu namanya. Goa yang terletak 35 KM sebelah utara kota Watampone kab. Bone ini konon dulunya adalah sebuah kampung yang dihuni masyarakat. Namun, raja yang memerintah ketika itu mengutuk semua rakyat menjadi batu. Untuk lebih lengkapnya, Boombastis akan menyajikan dalam kisah berikut

Legenda sang putri raja dan alat tenun

Menurut Legenda yang tercatat dalam buku Lontara Bugis, Goa Mampu ini ada karena kisah seorang putri raja yang sangat suka menenun. Suatu hari, saat sedang menenun di teras rumah panggungnya, karena mengantuk alat yang disebut walidatersebut jatuh ke tanah. Karena merasa malas dan gengsi, raja berkata siapapun yang bersedia mengambil alat tenun tersebut akan dinikahkan dengan putrinya.
Sayangnya, yang membawakan alat tenun tersebut adalah anjing peliharaan sang putri. Merasa tidak bisa menarik lagi janjinya, sang raja murka dan marah lalu mengutuk siapapun menjadi batu. Dalam sekejap seluruh yang ada di kampung tersebut berubah menjadi batu. Kalau mau ditelusuri, legendanya mirip sama cerita Dayang Sumbi nih!

Pemandangan menakjubkan yang ada di dalam goa

Sebagian besar masyarakat meyebut goa ini dengan alebborengnge ri Mampu (musibah/malapetaka di Mampu). Namun, di sisi lain Goa Mampu kini disulap menjadi objek wisata yang menawan dan indah. Ketika masuk ke dalam goa, kamu akan disambut dengan pemandangan stalagtit dan stalagmit yang sangat rapi.
Goa yang luasnya 2000 meter ini memang mirip seperti perkampungan, terbukti dengan batu-batu yang menyerupai hamparan sawah, sebuah gubuk, manusia, perahu, serta hewan seperti tikus, buaya, kuda, dan burung yang bertengger. Wajar aja kalau legendanya terus diceritakan oleh masyarakat sekitar dari mulut ke mulut.

Goa Mampu masih akrab dengan hal mistis

Goa yang kata masyarakat konon dulunya adalah sebuah perkampungan ini juga menyimpan kisah mistis. Walaupun belum diketahui milik siapa, di goa ini terdapat dua kuburan kuno, kuburan pertama letaknya tak jauh dari mulut goa, satu kuburan lagi yang letaknya di atas goa. Selain itu, sebelum memasuki goa, pengunjung harus membungkuk dan menemukan dua batu yang harus dipukul.
Anehnya, salah satu batu tersebut akan mengeluarkan bunyi nyaring layaknya besi. Di ujung lorong goa akan ada dua batu lagi, yang dipercaya masyarakat sebagai pemberi petunjuk mengenai datangnya bencana alam saat ujung batu sudah saling bersentuhan

Rumah kelelawar yang hampir tidak ada penerangan

objek wisata yang terletak di lereng Gunung Mampu, sekitar 250 meter dari permukaan laut ini hanya dihuni oleh banyak kelelawar serta burung wallet. Goa Mampu nyaris tidak ada penerangan sama sekali kecuali di tempat yang memang mendapat sinaran matahari.
Sebelum masuk goa terdapat jasa peminjaman obor khusus untuk para pengunjung dengan sewa 5ribu per obor. Selain itu ada guide lokal yang akan memandu agar para pengunjung tidak tersesat selama susur gua. Ya, betapa tidak goa ini merupakan objek wisata terluas yang ada di Sulawesi Selatan.

Akses jalan menuju goa yang mudah dijangkau

Goa dengan panorama indah ini memiliki akses jalan yang cukup mudah untuk dijangkau, tidak heran jika banyak turis lokal serta mancanegara yang berkunjung ke sini. Letaknya di lereng gunung Mampu, desa Cabbeng kecamatan Dua Boccoe, Sulawesi Selatan. Jika ditempuh perjalanan darat menggunakan sepeda motor, butuh waktu 60-90 menit di jalan yang cukup memadai.
Sepanjang perjalanan menuju Goa Mampu kamu akan di suguhkan dengan pemandangan hijau hamparan persawahan. Setelah tiba di goa, tiket masuk juga sangat murah meriah, 10 ribu untuk pengendara motor, 35 ribu untuk pengendara roda empat.
Walaupun belum ada penelitian yang terbukti menyatakan kebenaran tentang legenda ini, cerita ini sudah diceritakan dan diketahui oleh hampir semua masyarakat Bone. Ada satu hal yang bisa kita pelajari dari cerita Sang Raja, fikirkanlah akibat yang akan ditimbulkan dari bicara kita karena lidah memang lebih tajam daripada pedang.
Sumber : BOOMBANTIS.COM

5 Ramalan Menakutkan Nostradamus Tentang Tahun 2018, Siap-siap Dibikin Merinding!

Prediksi kengerian-kengerian yang akan menimpa tahun 2018 ini.





Babak baru pada tahun 2018 ini memang baru dimulai, tetapi prediksi tentang bagaimana tahun ini ke depannya sudah banyak bermunculan. Sebut saja nama-nama seperti Mbak Mijan dan Ki Kusumo yang masing-masing punya penerawangannya sendiri, mulai dari artis yang bakal cerai di tahun ini sampai bencana alam. Ya, setiap awal tahun memang selalu ada hal-hal yang seperti ini.
Berbicara tentang ramalan tentu kita tidak bisa lepas dari Nostradamus. Sosok satu ini terkenal akan ramalannya yang banyak terjadi padahal ia menuliskannya ratusan tahun lalu. Ramalannya yang paling fenomenal salah satunya adalah kemenangan Trump di Amrik. Nah, berbicara soal Nostradamus dan 2018, siapa sangka jika si peramal Perancis ini juga memiliki ramalannya. Bersiap-siaplah karena apa yang akan dikatakan Nostradamus ini mungkin sangat tidak menyenangkan.

Terjadinya Bencana Dahsyat yang Menggetarkan Bumi

Bencana tentu bukan suatu hal yang asing untuk kita. Karena selama ini kita sering kali mendengar dan bahkan menyaksikan kejadian tersebut. Untuk tahun 2018 Nostradamus meramalkan adanya suatu gempa dahsyat menghantam Tiongkok yang menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan.
Peramal asal Prancis ini juga menyebutkan akan adanya pergerakan dari dalam perut bumi berupa gejolak “cicin api pasifik” yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Dan hal tersebut berpotensi  menyebabkan banyak gunung api meletus pada tahun ini. Salah satu prediksi lainnya adalah gunung api Vesuvius di Italia yang akan kembali meletus. Bagi yang kamu yang belum tahu, letusan gunung ini sebelumnya menyebabkan seluruh penduduk Pompeii tewas.

Air Laut Akan Naik dengan Ekstrem

Perubahan ketinggian permukaan air laut akibat mencairnya es pada daratan Kutub dewasa ini sangat mengkhawatirkan. Pasalnya apabila hal tersebut terus terjadi akan menyebabkan banyak daratan tenggelam. Nostradamus melalui ramalannya juga menjelaskan bahwa pada tahun ini akan banyak kota tenggelam.
Selain air yang akan menggenangi  seluruh kota di bumi, sinar matahari juga prediksi akan semakin tinggi gelombangnya. Dalam sajak-nya dia menguraikan  “Raja-raja akan mencuri hutan, langit akan terbuka dan ladang-ladang akan dibakar oleh panasnya.” Hal tersebut tentu mengabarkan bagaimana radiasi sinar matahari akan semakin besar pada 2018 ini.

Runtuhnya Perekonomian Global pada Tahun 2018

Gejolak perekonomian dunia tahun ini juga tidak lepas dari ramalan Nostradamus. Peramal asal negara menara Eiffel ini mengatakan bahwa “orang-orang kaya akan berkali-kali jatuh”. Hal itu tentu menggambarkan bagaimana ekonomi pada tahun 2018 ini.
Ramalan tentang ekonomi itu juga dikuatkan oleh seorang ekonom bernama Martin Armstrong lewat prediksinya yang mengatakan bahwa tahun depan akan ada keruntuhan ekonomi, banyak disebabkan karena meningkatnya kebencian terhadap “status quo.” Hal tersebut tentu akan menjadi peringatan untuk kita semua dalam pengelolaan uang, meskipun kebenarannya belum terbukti benar.

Meletusnya Perang Dunia Ketiga yang Menyebabkan Banyak Tangis


“Perang besar akan dimulai di Prancis dan kemudian semua Eropa akan diserang, perang ini akan berlangsung lama dan menakutkan bagi semua orang dan akhirnya akan ada kedamaian tapi hanya sedikit yang akan menikmatinya,” Demikian bentuk ramalan dari Nostradamus yang menyatakan akan adanya perang dunia 3 pada tahun ini. Peperangan tersebut menyebabkan kehancuran dan bahkan banyak pertumpahan darah.
Jadi kalau kita terjemahkan secara harfiah, gejolak akan dimulai di Perancis kemudian akan lanjut dengan invasi Eropa. Kondisi ini akan bertahan cukup lama dan memakan banyak korban. Kalau membaca ramalan ini tentu bikin merinding ya, tapi mungkin saja hal ini bisa terjadi melihat banyaknya pergesekan di mana-mana.

Serangan Besar-Besaran yang Akan Dilakukan Negara Adidaya


Konflik yang melibatkan Amerika sebagai negara adidaya dengan negara di daerah timur tengah akan mencapai puncaknya pada tahun ini. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh peramal Nostradamus yang dalam sajak-nya mengatakan “sangkakala palsu itu akan memancing pertengkaran besar. Kesepakatan akan dipatahkan dan wajah dari susu dan madu tergeletak di tanah.
Banyak orang yang mengartikan sangkakala sebagai pemimpin AS, dan dia akan membawa negara ini kepada operasi militer besar-besaran di daerah Timur Tengah yang pada akhirnya membawa kehancuran. Kalau kita lihat dari apa yang terjadi sekarang, mungkin saja ramalan tersebut akan muncul betulan. Tapi, tentu kita berharap apa yang diramalkan Nostradamus ini hanya buih bibir saja.
Berkaca pada apa yang pernah dikatakan Nostradamus dan kemudian terjadi, tentu membuat banyak orang percaya. Tapi, ada baiknya kita tidak langsung menelan penerawangan ini bulat-bulat. Pasalnya pada dasarnya ramalan itu prosentase terjadinya tidak pernah pasti. Mudah-mudahan apa yang dikatakan Nostradamus khususnya yang buruk-buruk di tahun ini takkan pernah terjadi.

Sumber : BOOMBANTIS.COM

Misteri Kalomba (Cerita Misteri)


Saya pernah berjumpa dengan makhluk ini “Kalomba” yang berwujud binatang di sebuah desa, di wilayah Bulukumba, tepatnya di Kajang, memang persis yang di katakan orang tua dulu. Kalau wujudnya seperti itu, dan saya telah buktikan dengan mata kepala saya sendiri, di salah satu desa tersebut yang pernah saya tinggali beberapa hari. Masyarakat tidak pernah berani keluar rumah ketika telah malam, terakhir kali saya kesana masyarakat sudah berani keluar malam paling lama adalah jam 19:00 Wita.
Waktu itu saya keluar duduk di teras rumah yang saya tinggali sementara sekitar pukul 22:00 WITA dengan segelas kopi, ngobrol dengan pemilik rumah. Walaupun sudah di beritahu sebaiknya jangan keluar karena bahaya ada parakang, tetapi saya ngotot dengan alasan panas dalam rumah. Karena pemilik rumah khawatir dengan saya, maka dia memilih menemani saya ngobrol diteras rumahnya. Rumah tersebut tidak punya pekarangan luas, hanya berjarak 1 meter dari pintu rumah ke jalan setapak depan rumah.
Meskipun banyak rumah, lingkungan tersebut sangatlah sepi. Hanya suara malam yang ada, tidak ada 1 pun suara dari masyarakat yang terdengar kecuali suara kami bertiga. Setelah kira-kira setengah jam kami ngobrol, salah satu orang yang saya temani bersama ke desa tersebut perhatiannya teralihkan dari saya. Posisi duduknya memang berada tepat di pinggir jalan setapak tersebut, dia melihat jalan dengan wajah heran dan kulihat jidatnya mengkerut seakan ingin memperhatikan sesuatu dari jauh.
Saya pun berdiri dari tempat duduk saya dan berdiri ke sisi jalan ingin melihat apa yang dilihat teman saya, kulihat seekor anjing berwarna putih. Dengan kaki belakang panjang tanpa adanya ekor, kulihat dia berdiri depan pintu sebuah rumah dan sempat melihat kami kemudian berjalan perlahan-lahan ke kami, tapi saya tidak menunjukkan rasa takut pada anjing itu dan anjing itupun lari tanpa di perintah kemudian menghilang begitu saja.
Teman saya mengatakan itu “Kalomba” saya hanya tersenyum dan cuma bilang “biarkan mi”, tetapi setelah mencoba mengingat apa yang saya perhatikan tadi. Bentuknya memang sangat janggal, kaki belakang panjang, ekor tidak ada dan yang memperkuat dugaan saya. Beberapa hari sebelumnya, saya tidak pernah melihat ada anjing di sekitar desa tersebut. Bahkan lolongan anjing pun tidak pernah terdengar.
Beberapa saat setelah itu, saya mendengar sebuah benda berat jatuh tepat di atas rumah panggung yang jaraknya sekitar 10 meter dari tempat saya duduk. Karena rumah tersebut memiliki atap dari seng, tentunya suaranya besar di tengah heningnya malam. Kami semuanya sontak kaget dan berdiri dari kursi saya, kemudian memperhatikan rumah tersebut yang cukup remang-remang oleh cahaya dari kejauhan, mencoba berfikir Logis, dan menjalankan logika saya.
Saya berfikir kalau ada kelapa yang jatuh dan menimpa atap rumah itu, tetapi setelah saya perhatikan. Sama sekali tidak ada pohon di sekitar rumah itu. Walaupun malam, mata saya masih bisa melihat dengan baik, beberapa kali saya perhatikan. Memang sama sekali tidak ada pohon yang mematahkan logikaku. Dan pemilik rumah hanya berdiri dan mengatakan, sebaiknya kita masuk rumah saja, ini sudah terlalu malam sebaiknya tidur.
Maka saya memilih masuk ke dalam rumah, walaupun tidak ada rasa takut, tapi saya berfikir, sebaiknya kita menghargai pemilik kampung dan menghargai larangan mereka. Karena kembali mengingat pepatah “dimana kaki di pijak, disitu langit di junjung”. Oke, kita masuk saja, saya juga ngantuk. Kami pun masuk ke dalam rumah. Tidak hanya sampai disitu, saat saya mencoba tidur (belum tidur penuh) saya merasa ada yang mencoba menggigit jempol kaki kananku dan saya terbangun duduk melihat.
Tetapi dengan sigap, saya rasa dia menarik gigitannya dan menghilang begitu saja, saya pun pindah ke ruang tamu untuk tidur. Setelah pagi, saya keluar dan kembali melihat rumah sumber suara semalam, memang sama sekali tidak ada pohon. Kata pemilik rumah, ada Parakang yang mau melintas, tapi karena melihat kita, maka dia jatuhkan dirinya dan kami pun pulang hari itu.
Sebenarnya saya sudah beberapa kali pernah mendapatkan pengalaman bersama Kalomba. Setelah kejadian di wilayah bulukumba sulawesi selatan. Karena saya pernah di kejar oleh parakang, percaya atau tidak, waktu itu saya sedang malakukan camping bersama para anak pecinta alam. Saat itu saya hanya bertiga menyusul rombongan sebelumnya, karena kami menyusul, maka saya sengaja potong kompas.
Tetapi sempat hilang selama 1 jam, karena kami bertepatan pada maghrib berada di tengah-tengah pegunungan karst di wilayah Kabupaten Maros. Di tengah hutan dan pegunungan telah kami lalui dan saat saya berada pada persawahan warga, saya mendengar sesuatu dari belakang saya. Tapi jaraknya agak jauh, kami bertiga dan saya berada pada posisi paling belakang, setelah saya berbalik.
Saya lihat makhluk keluar dari semak-semak dan dia bergerak seakan melayang. Mungkin sepersekian detik sudah berada di sisi sebelah sawah yang telah kami lalui. Dia membuntuti kami, saya pun berhenti jalan dan hanya berbalik kebelakang, melihatnya bergerak sangat cepat tetapi masih tertangkap mata gerakannya, hingga dia berada sangat dekat.
Kira-kira tidak lebih dari 10 meter di hadapanku dengan gerakan sangat perlahan, waktu itu sudah malam, saya hanya mundur perlahan sambil perhatikan bentuknya. Warnanya coklat terang, hampir berwarna orange, kaki depan pendek, kaki belakang tinggi, mukanya agak besar dan menatapku seakan ingin menerkam. Saya hanya memilik HP dengan dilengkapi senternya, maklum HP jadul bin murah.
Saya mencoba sorot wajahnya, tapi masih tidak begitu jelas, hanya ciri itu yang sangat jelas. Posisi saya waktu itu cukup berjauhan dari teman-temanku, karena mereka terus berjalan dan hanya saya yang berhenti melihatnya. Saya panggil temanku dengan suara yang sedikit keras agar dia mendengarnya “Sini lihat ini” dan salah satu teman saya berhenti dan menuju padaku dan berkata “kenapa kah?”.
Saya hanya menunjuk makhluk itu dan berkata “binatang apa itu?” saya agak polos saat itu dan agak takut. Temanku pun langsung teriak “Lari.. lari.. lari, bukan binatang biasa itu” sambil menarik tanganku, saya pun berlari. Ketika telah sampai ke lokasi camping, saya taburkan garam di sekitar perkemahan kami dengan sedikit bacaan dari Al Qur’an agar kami bisa terlindung (tugasku tiap camping memang seperti itu, Korlap dan memastikan semuanya aman).
Setelah pukul 2 pagi, saya keluar dan membawa senter dan merasa penasaran dengan makhluk itu. Tetapi setelah keliling sendirian, saya tidak bertemu apapun yang mencurigakan. Besok paginya salah satu teman saya (kebetulan salah satu penduduk situ) mengatakan kalau itu adalah “Kalomba”. ini kali ke dua saya bertemu makhluk jadi-jadian ini.
Kalomba: Binatang siluman yang memiliki kaki depan kecil dan kaki belakang panjang. Binatang ini biasanya dipelihara oleh seseorang dengan niat tujuan yang tidak baik. Mitos binatang kalomba ini adalah jangan membuang ampas kelapa sembarang, jika tidak ingin didatangi oleh binatang kalomba ini.

Sumber : Cerita Hantu
Alamat Situs : http://cerita-hantu.com/2015/cerita-mistis/misteri-kalomba/5208/

Bosan dengan Teh Biasa? Coba Awali Pagi dengan Teh Cengkeh, Khasiatnya Mantap!


Minggu pagi menjadi momen yang tepat bagi kita untuk menikmati nuansa liburan.
Terlebih jika saat pagi hari kita bisa menikmati hidangan hangat teh sambil menikmati matahari pagi.
Tapi, merasa bosan dengan teh yang diminum dan tidak memberikan rasa semangat yang berarti?
Mungkin, kali ini saatnya untuk mencoba merasakan teh yang dicampur dengan rempah-rempah seperti cengkeh.
Teh yang dicampur cengkeh ternyata memiliki khasiat yang tak kalah dahsyat.
Cengkeh adalah sumber yang kaya dengan sifat anti-inflamasi dan anti bakteri yang memungkinkan untuk menangani segudang masalah kesehatan yang tidak berat.
Selain dikonsumsi dalam bentuk mentah atau digunakan sebagai bumbu, cengkeh juga bisa dikeringkan dan airnya di seduh menjadi semacam teh.
Penasaran dengan manfaat sehatnya? Berikut adalah penjelasannya seperti di lansir dari Boldsky.

1. Perawatan gigi

Sejak berabad-abad, cengkeh telah digunakan secara luas untuk mengatasi infeksi gigi karena kandungan sifat anti kumannya.
Meskipun tidak memperbaiki masalah secara permanen, cengkeh memberikan bantuan sementara dari ketidak nyamanan

2. Gangguan pencernaan

Ketika bicara soal gangguan pencernaan, cengkeh dikenal sangat efektif.
Kebanyakan orang lebih memilih menggunakan bahan ini dalam diet saat terkait sistem pencernaan.

3. Masalah pernapasan

Cengkeh dikemas dengan sifat anti-inflamasi yang dapat meredakan masalah pernapasan.Secangkir teh cengkeh bisa mengatasi masalah seperti batuk, flu dan lainnya.

4. Stres

Manfaat lain yang menakjubkan dari secangkir teh cengkeh ini adalah bisa meredakan stres.
Efek menenangkan dari aroma cengkeh dapat menenangkan otak yang terlalu banyak bekerja.

Sumber :
                Majalah Nova Edisi Minggu, 25 FEBRUARI 2018

Link : http://nova.grid.id/Kesehatan/Umum/Bosan-Dengan-Teh-Biasa-Coba-Awali-Pagi-Dengan-Teh-Cengkeh-Khasiatnya-Mantap?page=1

Wah! Coba Letakkan Lembaran Kol di Bagian Payudara, Inilah yang Akan Terjadi Pada Tubuhmu!


Setiap perempuan pasti ingin mendapatkan keturunan. Namun, kehamilan bisa jadi masa-masa paling berat untuk para calon ini. Biasanya badan para wanita akan mudah lelah dan sakit selama proses kehamilan. Tak hanya itu saja, usai persalinan pun, para ibu ini masih merasakan sakit karena beberapa hal. Satu antaranya adalah pada masa menyusui. Jika kamu adalah seorang perempuan yang sudah melahirkan, kamu pasti tahu sakitnya saat proses menyusui. Rasa sakit ini biasa dirasakan karena ukuran payudara terlalu kecil untuk menampung air susu yang berlimpah. Biasanya efek yang dirasakan ada rasa ngilu di bagian payudara. Rasa sakit yang para ibu rasakan kadang tak tertahankan. Tak jarang, mereka merasa lelah untuk mencari cara untuk membuat rasa sakitnya berkurang. Tapi, satu cara ini bisa jadi jalan keluar masalah mereka. Awalnya memang terdengar aneh, namun solusi ini sangat sehat karena alami dan tak memakai obat. Cara ini sudah digunakan cukup lama dan bisa menyembuhkan rasa sakit yang dirasakan para ibu menyusui.

Coba letakkan selembar kol di bagian payudaramu. Rasa dingin dari kol adalah cara yang baik untuk meredakan sakit bahkan pada para wanita yang mengalami masalah menyusui, melansir Goodfullness. Jika kamu tidak bisa menemukan kol, maka tanaman sejenis seperti selada atau sawi bisa juga digunakan. Sawi atau kaylan juga efektif digunakan. Keluarga kol ini berguna sebagai kompres dingin untuk menghilangkan rasa sakit di dada. Caranya, simpan kol di kulkas selama 1 jam. Lapisan luarnya harus dibuang dan lapisan dalamnya lah yang digunakan. Sebelum itu, masukan selembar kol ke rendaman air dingin. Setelah itu letakkan kol ini dibagian dada selama 20 menit. Efek dingin ini akan membuat rasa sakit perlahan menghilang.

Selain digunakan untuk payudara, cara ini juga bisa dipakai di daerah tubuh lainnya seperti leher dan betis. Namun, jika kamu masih merasakan sakit, lebih baik segera periksakan ke dokter ya.

Sumber : TribunNews.Com

Link : http://style.tribunnews.com/2017/06/19/wah-coba-letakkan-lembaran-kol-di-bagian-payudara-inilah-yang-akan-terjadi-pada-tubuhmu

Hadist

About

Blogroll