Recent Articles

Senin, 11 Juni 2018

5 Nasihat Indah Utsman bin Affan, No 5 Paling Populer


Kedekatan Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu (RA) dengan Alquran tidak perlu diragukan lagi. Allah memuliakan Utsman dengan mewafatkannya ketika sedang membaca Alquran.

Khalifah ketiga ini juga dikenal dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Ia dijuluki 'Dzun Nuraini’ (pemilik dua cahaya) karena menikahi dua puteri Rasulullah SAW yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum.
(Baca Juga: Utsman bin Affan, Sahabat Nabi yang Disegani Malaikat)

Salah satu hadis Nabi yang populer diriwayatkan dari Utsman bin Affan. Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alquran dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari)

Di antara murid-murid Utsman bin Affan yang paling terkenal adalah Abu Abdurrahman as-Sulami, al-Mughirah bin Abi Syihab, Abu al-Aswad, dan Wazir bin Hubaisy. (Tarikh al-Islami oleh Imam adz-Dzahabi, 1: 467).

Berikut Nasihat Indah Utsman bin Affan 
Nasihat indah penuh hikmah dari Sayyidina Utsman bin Affan patut kita teladani. Berikut nasihatnya:

1. Jika hati kita suci, maka ia tidak akan pernah puas dari kalam Rabb-nya. (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah, bab al-Adab wa at-Tasawwuf).

2. Sungguh aku membenci, satu hari berlalu tanpa melihat (membaca) Alquran. (al-Bidayah wa an-Nihayah oleh Ibnu Katsir, 10: 388).

3. Bagian dunia yang kucintai ada tiga: (1) mengenyangkan orang yang lapar, (2) memberi pakaian mereka yang tak punya, dan (3) membaca Alquran. (Irsyadul Ibad li Isti’dadi li Yaumil Mi’ad, Hal: 88).

4. Ada empat hal ketika nampak merupakan keutamaan. Jika tersembunyi menjadi kewajiban. (1) Berkumpul bersama orang-orang saleh adalah keutamaan dan mencontoh mereka adalah kewajiban. (2) Membaca Alquran adalah keutamaan dan mengamalkannya adalah kewajiban. (3) Menziarahi kubur adalah keutamaan dan beramal sebagai persiapan untuk mati adalah kewajiban. (4) Dan membesuk orang yang sakit adalah keutamaan dan mengambil wasiat darinya adalah kewajiban. (Irsyadul Ibad li Isti’dadi li Yaumil Mi’ad, Hal: 90).

5. Ada 10 hal yang disia-siakan: Orang yang berilmu tapi tidak ditanyai. Ilmu yang tidak diamalkan. Pendapat yang benar namun tidak diterima. Senjata yang tidak digunakan. Masjid yang tidak ditegakkan salat di dalamnya. Mush-haf Alquran yang tidak dibaca. Harta yang tidak diinfakkan. Kendaraan yang tidak dipakai. Ilmu tentang kezuhudan bagi pencinta dunia. Dan usia panjang yang tidak menambah bekal untuk safarnya (ke akhirat).” (Irsyadul Ibad li Isti’dadi li Yaumil Mi’ad, Hal: 91).

Sumber : Sidonews.com
                Ramadhan

Biografi Umar Bin Khattab, Khalifah Kedua yang Menaklukkan Romawi dan Persia


Siapa yang tak kenal Umar bin Khattab? Khalifah kedua menggantikan Abu Bakar Ash-Shidiq yang dijuluki Al-Faruq oleh Rasulullah SAW karena bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Di tangannyalah peradaban Islam mulai eksis dan menyebar ke berbagai wilayah. Berikut biografi Khalifah kedua Umar Bin Khatab yang dikutip dari www.infobiografi.com:

Biografi Singkat

Nama: ‘Umar bin al-Khattab
Lahir: 583 M Mekkah, Jazirah Arab
Wafat: 25 Dzulhijjah 23 Hijriyah (3 November 644 Masehi)
Makam: Sebelah kiri makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah
Gelar: al-Faruq (pemisah antara yang benar dan batil), Amirul Mu`miniin (pemimpin orang-orang beriman)
Pendahulu: Abu Bakar Ash-Shidiq
Pengganti: Utsman bin Affan

Profil Umar bin Khattab

Umar bin al-Khattab lahir di Mekkah dari Bani Adi yang masih satu rumpun dari suku Quraisy dengan nama lengkap Umar bin al-Khattab bin abdul Uzza. Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi.

Umar bin Khattab dikenal memiliki fisik yang kuat, bahkan ia menjadi juara gulat di Mekkah. Umar tumbuh menjadi pemuda yang disegani dan ditakuti pada masa itu. Beliau memiliki watak yang keras hingga dijuluki sebagai “Singa Padang Pasir”. Beliau termasuk pemuda yang amat keras dalam membela agama tradisional Arab yang saat itu masih menyembah berhala serta menjaga adat istiadat mereka. 

Sebelum memeluk Islam beliau dikenal sebagai peminum berat, namun setelah menjadi muslim Beliau tidak lagi menyentuh alkohol (khomr) sama sekali, meskipun saat itu belum diturunkan larangan meminum khomr secara tegas.

Memeluk Islam

Pada masa itu, ketika Nabi Muhammad menyebarkan Islam secara terbuka di Mekkah, Umar bereaksi sangat antipati terhadap Nabi. Umar juga termasuk orang yang paling banyak dan paling sering menggunakan kekuatannya untuk menyiksa pengikut Nabi Muhammad SAW.

Pada puncak kebenciannya terhadap Nabi Muhammad SAW, Umar memutuskan untuk mencoba membunuh Nabi. Namun dalam perjalanannya, Umar bertemu dengan salah seorang pengikut Nabi yang bernama Nu’aim bin Abdullah dan memberikan kabar bahwa saudara perempuan Umar telah memeluk Islam. Karena kabar tersebut, Umar menjadi terkejut dan kembali ke rumahnya dengan maksud untuk menghukum adiknya. Dalam riwayatnya, Umar menjumpai saudarinya yang kebetulan sedang membaca Alquran surat Thoha ayat 1-8, Umar semakin marah dan memukul saudarinya.

Namun, Umar merasa iba ketika melihat saudarinya berdarah akibat pukulannya, beliau kemudian meminta agar ia melihat bacaan tersebut. Beliau menjadi sangat terguncang oleh isi Alquran, dan beberapa waktu setelah kejadian itu Umar menyatakan memeluk agama Islam. Keputusan tersebut membuat hampir seisi Mekkah terkejut karena seorang yang terkenal memiliki watang yang keras dan paling banyak menyiksa pengikut Nabi Muhammad SAW kemudian memeluk ajaran yang sangat di bencinya. Akibatnya, Umar dikucilkan dari pergaulan Mekkah dan ia tidak lagi dihormati oleh para petinggi Quraisy.

Hijrah ke Madinah

Pada tahun 622, Umar ikut bersama Nabi Muhammad SAW serta para pegikutnya berhijrah ke Yatsrib (Madinah). Umar juga terlibat dalam perang Badar, perang Uhud, perang Khaybar serta penyerangan ke Syria. Umar bin Khattab dianggap sebagai orang yang disegani oleh kaum muslimin pada masa itu selain karena reputasinya pada masa lalu yang memang terkenal sudah terkenal sejak masa memeluk Islam. Umar juga dikenal sebagai orang terdepan yang selalu membela Nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam pada kesempatan yang ada. Bahkan beliau tanpa ragu menentang kawan-kawan lamanya yang dulu bersama sama ikut menyiksa para pengikut Nabi Muhammad SAW.

Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Suasana sedih dan haru menyelimuti Kota Madinah, pada saat kabar wafatnya Nabi Muhammad SAW pada 8 juni 632 M (12 Rabiul Awal 10 Hijriah). Umar merupakan salah seorang yang paling terguncang atas peristiwa itu, beliau menghambat siapapun yang akan memandikan dan menyiapkan jasadnya untuk pemakaman. Umar syok, beliau lantas berkata: “Sesungguhnya beberapa orang munafik menganggap bahwa Nabi Muhammad SAW telah wafat. Sesungguhnya Beliau tidak wafat, tetapi pergi ke hadapan Tuhannya, seperti yang dilakukan Musa bin Imran yang pergi dari kaumnya. Demi Allah Beliau benar-benar akan kembali. Barang siapa yang beranggapan bahwa beliau wafat, kaki dan tangannya akan kupotong,”.

Umar melakukan hal tersebut karena kecintaanya Nabi. Namun di waktu bersamaam Abu Bakar datang menasihati Umar dengan menyampaikan pesan Alquran. Inilah ayat yang menyadarkan Umar. “Amma Ba’du, barangsiapa di antara kalian yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah wafat. Dan barang siapa di antara kalian yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah hidup dan takkan pernah mati." Allah berfirman, "Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul . Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang ? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (QS. Ali Imran 144)

Menjadi Khalifah Kedua

Pada masa Abu Bakar menjadi seorang khalifah, Umar bin Khattab menjadi salah satu penasehat kepalanya. Setelah Abu Bakar meninggal pada tahun 634, Umar bin Khattab ditunjuk untuk menggantikan Abu Bakar sebagai khalifah kedua dalam sejarah Islam.

Selama di bawah pemerintahan Umar bin Khatab, kekuasaan Islam tumbuh sangat pesat. Islam mengambil alih Mesopotamia dan Persia dari tangan dinasti Sassanid, serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari ke Kaisaran Romawi (Byzantium). Saat itu ada dua negara adi daya yaitu Persia dan Romawi, namun keduanya telah di taklukkan oleh ke Khalifahan Islam dibawah pimpinan Umar bin Khatab.

Umar bin Khattab melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan. Umar memerintahkan agar diselenggarakan sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Pada tahun 638, Umar memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Umar bin Khattab dikenal memiliki kehidupan sederhana. Beliau tidak mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu, beliau tetap hidup sangat sederhana. Sekitar tahun ke-17 Hijriah yang merupakan tahun ke-4 ke khalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa Hijriah.

Wafatnya Umar bin Khattab

Umar bin Khatab wafat karena dibunuh oleh Abu Lukluk (Fairuz) yang merupakan seorang budak yang fanatik pada saat Umar akan memimpin salat subuh. Diketahui Fairuz adalah orang Persia yang masuk Islam setelah Persia ditaklukkan oleh Umar. Pembunuhan ini konon dilatarbelakangi dendam Fairuz terhadap Umar bin Khatab, Fairuz merasa sakit hati atas kekalahan Persia yang pada masa itu merupakan negara Adidaya. Umar bin Khatab wafat pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 Hijriyah/644 M. Setelah wafat, jabatan Khalifah dipegang oleh Ustman bin Affan.

Sumber : Sindonews.com 
                Ramadhan

Kamis, 07 Juni 2018

Geng Tikus Di Tangkap


Rabu, 30 Mei 2018

AL - MASIH

TUHAN menyebut dalam AL-QUR'AN beberapa NABINYA yang memiliki tingkat keistimewaan di banding dengan NABI-NABI lainnya. Mereka itu adalah NABI MUHAMMAD SAW, NABI IBRAHIM, NABI MUSA, NABI NUH, dan NABI ISA AS, mereka di gelar sebagai NABI ULU AL-'AZM, tokoh-tokoh yang berhati teguh (QS, AL-AHQAF, 35). Di antara kelima NABI ULU AL- 'AMI ini NABI ISA AS yang memiliki nilai keistimewaan tersendiri.
Salah satu pandangan AL-QUR'AN mengenai tokoh besar ini adalah, beliau adalah manusia yang di lahirkan tanpa ayah, sehingga di sebut sebagai ISA BIN MARYAM. Di angkat sebagai NABI di usia sangat muda, ada riwayat menyebut usia beliau 30 tahun. Di kenal sebagai NABI yang sangat ZUHUD karena tidak memiliki harta benda dalam hidupnya, laparnya (PUASA) lebih banyak dari pada makannya, mukanya selalu berseri-seri penuh KETAWADHUAN. Di kalangan para SUFI, NABI ISA AS. sering menjadi rujukan di dalam hidup ZUHUD di dunia ini.
Pada kesempatan lain, seorang muridnya bertanya, "Apakah yang paling berharga bagi Manusia?"."AKAL" kata NABI ISA AS. "Sebab dengan akal manusia bisa menyejahterakan hidupnya". "Kalau tidak ada?" Tanya si murid. "Sahabat yang mau memberi nasehat". "Kalau tidak ada?". "Harta yang halal dan dapat di banggakan". "Kalau tidak ada?". "Diam". "Kalau tidak bisa diam?". "Mati". Jawab NABI ISA AS. "Sebab, Manusia jika tidak punya apa-apa tetapi tidak bisa diam, biasanya mulutnya hanya akan di pakai untuk mengeluh dan dengki".
NABI ISA AS. menempatkan AKAL sebagai derajat yang tinggi yang harus di miliki manusia. Dengan akal itulah manusia membedakan yang baik dan buruk dalam hidupnya. Beliau mencela perilaku manusia yang tidak menggunakan akalnya, hanya mengandalkan ke egoan nafsunya. Dalam suatu perkataannya, BELIAU bersabd : "Sungguh aku telah mengobati orang-orang yang sakit, dan aku sembuhkan mereka dengan perkenaan TUHAN; juga aku sembuhkan orang buta dan orang berpenyakit lepra dengan perkenaan TUHAN; juga aku menghidupkan orang mati dengan perkenaan TUHAN; namun ketika aku obati orang dungu, aku tidak mampu mengobatinya!" Maka Beliau pun di tanya, "Wahai RUH ALLAH, siapa orang dungu itu?". Beliau menjawab : "Yaitu orang yang kagum dengan pendapatnya sendiri dan dirinya sendiri, yang memandang semua ke unggulan ada padanya dan tidak melihat beban (cacat) baginya, yang memastikan semua kebenaran semua untuk dirinya sendiri. Itulah orang-orang dungu yang tidak ada jalan untuk mengobatinya".
Dungu yang di maksud di atas bukanlah dungu biasa, melainkan kedunguan berganda atau biasa di istilakan Al-Ahmaq. Di kalangan SUFI istilah Al-Ahmaq sama dengan perkataan Jahilun Murakkab. Mereka inilah yang biasa di gambarkan sebagai "Laa Yadri, Wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri". "Orang yang tidak tahu, dan tidak tahu bahwa dia tidak tahu". Orang seperti inilah, selain bodoh juga tidak tahu akan kebodohannya. Inilah Manusia yang selalu mengagumi diri sendiri ('Ujub) dan merasa diri selalu benar, tidak pernah salah.
Apa yang di uraikan dari tutur hikmah sepenggal kisah dari AL-MASIH menyadarkan kepada kita untuk menjadikan dunia ini sebagai sarana ibadah, bermanfaat buat ummat dan menjauhkan diri serta tidak bergaul dengan kelompok AL-AHMAQ ini. Wallahu 'Alam.



Sumber : RISALAH, MUHAMMAD KHIDRI ALWI
                FAJAR, JUM'AT 30 MARET 2018

Rabu, 11 April 2018

5 CARA CEBOK KALAU TIDAK ADA AIR

5 Cara Cebok Kalau Gak Ada Air

Seperti yang udah kita ketahui bersama kalau boker adalah salah satu kegiatan yang sangat nikmat. Gak cuma itu, lewat boker kamu bisa menetaskan banyak ide-ide briliant. Kamu juga bisa merenungi nasib kamu saat boker. Tapi kadang kala ada aja gitu yang mengganggu kenikmatan boker kamu, salah satunya adalah saat kamu merasa lega dan siap-siap mau cebok, ternyata gak ada air.
Sebelum kamu lanjutin ngebaca artikel ini, MBDC mau kasih tau kalau kamu orangnya jijikan, lebih baik gak usah dilanjutin yah. Yes, karena kali ini MBDC mau kasih kamu solusi gimana caranya cebok kalau gak ada air.
1. Tissue

Jangan khawatir kalau air gak ada pas kamu mau cebok, karena biasanya toilet-toilet sekarang itu menganut “Kring=sehat” dan mereka bakal menyediakan tissue buat kamu cebok. Ya, sekali-kali kamu cobainlah rasanya jadi orang bule. Siapa tau abis cebok pake tissue, bahasa Inggris kamu jadi lancar. Tapi kalo cebok pake tissue itu tetep terasa kurang enak gitu deh. Kamu kadang masih berasa lengket-lengket gimanaaaaa gitu. Trus belum lagi pas kamu ngelap-ngelapin tissue ke anus kamu, dan ternyata tangan kamu malah kena juga kuning-kuningnya. Lagian menurut MBDC, tissue lebih cocok buat ngebersihin hal lain.

2. Air Flush

Gak ada air buat cebok bukan berarti air buat flush gak ada. Nah, kalo kamu negrasa sedikit risih pake tissue buat cebok, mungkin kamu bisa manfaatin air flush sebagai sarana pembersih anus kamu. Tapi ingat, kamu harus flush dulu kotoran kamu yah. Setelah itu kamu flush lagi dan mulailah mengeruk air flush tersebut dan basuhlah ke anus kamu secara perlahan. Ya emang cara ini jauh kurang nikmat dibandingkan kalau ada selang air atau bak yang isinya air khusus buat cebok sih. Tapi lumayan lah dari pada pake tissue.
Oiya, cara ini kadang bisa gak berjalan sempurna kalau toiletnya yang ngisi air flushnya lama.
3. Dengan Debu

Kalau mau wudhu tapi gak ada air, kamu dianjurkan untuk menggunakan debu. Nah, cara ini mungkin bisa juga kamu terapkan buat cebok. Jadi saat tidak ada lagi air yang bisa kamu gunakan untuk cebok, mulai lah meraba-raba tembok terdekat untuk mendapatkan debu. Setelah itu mulai lah membasuh anus kamu dengan debu tersebut. MBDC gak tau sih ini bisa bikin nyaman atau nggak, tapi gak ada salahnya buat dicoba.

4. Gesek Tembok

Ini sedikit ekstrim sih, tapi kalau dalam keadaan darurat ya apa boleh buat. Gampang aja kok caranya, dekatkan pantat kamu ke tembok, terus mulai deh gesek-gesek sampe kamu ngerasa anus kamu enakan. Kalau kamu mau lebih sedikit bermakna, kamu bisa geseknya ngebentuk pola. Ya siapa tau nanti hasil gesekan kamu tersebut dianggap karya seni.

5. Celana Dalam

Ini cara terakhir. Selain berguna untuk menahan burung kamu dari kekendorancelana dalam sebenernya berfungsi juga untuk nyebok. Yap, kalau kamu bingung mau nyebok pake apa, tengok lah celana dalam kamu, buka lah dia, gosok lah dia ke anus kamu. Setelah itu buang aja celana dalam kamu, nanti tinggal beli lagi. Ya elah harga celana dalam kan murah. Makanya jangan beli sempak mahal-mahal.

Itu lah tadi cara yang bisa kamu terapkan kalau gak ada air pas mau cebok. Semoga bermanfaat.

Sumber : MALES BANGET.COM

Minggu, 04 Maret 2018

Tato Tertua Ditemukan di Tubuh Mumi Wanita Mesir Kuno, Setiap Gambar Memiliki Arti

Arkeolog menemukan bukti baru mengenai keberadaan tato di masa lalu.
Penemuan ini mengubah sudut pandang tentang tatto dimana biasanya hanya dianggap sebagai seni tubuh. Dilansir Grid.ID dari Skynews, dari tinta tato yang ditemukan tersebut membuktikan bahwa tato sudah ada di Afrika sejak 1.000 tahun lalu. Mumi tersebut diidentifikasi berjenis kelamin wanita dan disebut dengan 'Wanita Gebelein' yang ditemukan 100 tahun lalu.Temuan lain membuktikan ada sebuah simbol berbentuk  S ada di lengan bahu atas. Simbol itu adalah sebuah tato. Selain itu ada juga simbol lain seperti banteng liar yang ditemukan di atas lengan "Wanita Gebelein". Menurut informasi, mumi tersebut hidup pada periode Predelik, periode sebelum Mesir disatukan Firaun, antara 3.351 dan 3.017 SM.
Beberapa penafsiran tentang tato tersebut pun muncul. Sebuah pernyataan menyebutkan bahwa logo S menunjukan kekuatan magis dan gambar banteng adalah keberanian. Aekeolog juga menyebutkan ada kecenderungan bahwa tato di Mesir sebelumnya hanya dimiliki pada tubuh wanita.Daniel Antoine, kurator antropologi di British Museum menyebutkan bahwa tato tersebut mewakili status khusus dan juga menggambarkan adegan ritual. Temuan tersebut juga disebut-sebut sebagai penemuan manusia dengan tato tertua di dunia. Hal ini juga terlepas dari fungsi tato yang saat ini digunakan seni tubuh.
Di Mesir, mereka mempunyai penafsiran tersendiri tentang tato.

Jumat, 02 Maret 2018

Hadist


About

Blogroll